Friday, October 17, 2008

Karena Dunia Terus Berputar

Cinta itu sebuah perjuangan
Cinta tidak pernah datang dengan cara mudah turun dari langit
Semuanya harus kita perjuangkan
Sering kali cinta itu mekar setelah kita melewati berbagai macam derita
Derita bukan musuhnya cinta
Derita itu sedang membuat cinta lebih dewasa..

(Gde Prama)

Entah kenapa saya masih terpukau dengan kata2 Pak Gde Prama di atas. Padahal kata2 ini sudah saya publikasikan di Notes Facebook beberapa hari yang lalu. Lama tak saya baca, baru pagi ini saya membaca ulang dan masih saja hati saya terenyuh setiap kali membacanya. Padahal selama ini hal-hal yang berhubungan dengan kata cinta kurang menarik perhatian saya, menurut saya cinta tidak perlu didefinisikan, dideskripsikan atau diperbincangkan. Karena makna cinta akan berbeda tergantung siapa pelakunya. Cukup rasakan, pahami dan lakukan.

Lalu, kenapa sekarang saya justru sangat-sangat tertarik dengan deskripsi cinta dari Pak Gde Prama? Yah, mungkin bisa dibilang saya dalam fase pemahaman bahwa cinta itu tidak mudah. Cinta itu butuh perjuangan dan setiap derita yang didapatkan dari cinta bukan karena cinta membuat kita sengsara, tapi mengajak kita untuk menjadi lebih dewasa. Yang merasakan cinta memang hati, perasaan naik-turun oleh cinta memang emosi yang mempermainkan, kadangkala kita bersitegang dengan pacar kita atau teman kita bahkan orang tua kita sendiri karena emosi-emosi yang tak terkendali itu tadi. Tanpa disadari kita telah dialih kontrol oleh emosi kita, padahal apa lah hakiki seorang manusia tanpa akalnya? Bukankah Tuhan telah berkata bahwa manusia adalah makhluk yang sempurna karena selain wujudnya yang sempurna juga dibekali akal dan budi pekerti. Dan bukankah perasaan cinta itu juga adalah anugerah dari Tuhan? Tapi mengapa terkadang kita justru diperbudak oleh emosi-emosi yang berasal dari cinta tersebut?

Dan mengapa juga justru cinta dapat menciptakan pertengkaran bahkan perpisahan? Tak banyak orang yang mampu membuat hubungan baik setelah pertengkaran atau perpisahan terjadi. Tak ingatkah mereka bagaimana mereka pernah melewati hari-hari yang indah bersama? Tapi, apakah mereka juga tak ingat bahwa dunia tak selamanya di atas, dunia terus berputar, kadang di atas kadang di bawah, dan mengapa ketika mereka sedang di bawah, ketika keadaan tak sesuai dengan yang mereka inginkan, ketika impian-impian mulai tak terwujud, seakan-akan itu adalah akhir dunia. Dan seketika itu juga mereka mengakhirinya dengan mudah. Tak kenalkah mereka dengan kata 'Waktu?' bahwa semua ada prosesnya, bahwa semua tidak ada yang instan. Dan sudahkah mereka berjuang memperbaiki apa yang telah berantakan? Karena menurut saya, manusia jaman sekarang mayoritas bermental ingin serba instan. Ingin cepat-cepat lulus, nyontek skripsi lama, ingin dapat pekerjaan bagus, membuat ijazah palsu dari perguruan tinggi terkenal, ketika terpuruk langsung bunuh diri.

Untuk mendapatkan kebahagiaan saja butuh waktu, maka untuk melewati hari-hari buruk pun butuh proses untuk kembali berbahagia. Dan cinta yang saya bicarakan disini bukan cinta antara pria dan wanita saja, cinta sungguh-sungguh universal. Misal, demi cinta saya terhadap fakultas, saya berjuang belajar agar UTS saya sukses. Untuk memahami satu bab saja mungkin tidak cukup hanya 1 jam. Apalagi, apabila cinta itu adalah hubungan antara manusia satu dengan manusia lainnya, tidak bisa dipelajari di textbook manapun, satu-satunya cara adalah berkomunikasi. Tidak sekedar dari hati ke hati, tapi juga otak ke otak. Cinta akan tetap hidup apabila ia direalisasikan di kehidupan realita kita dengan nilai yang realistis.

Tidak pernah ada kata yang mudah tentang cinta, cinta butuh perjuangan, terkadang cinta justru tumbuh lebih besar setelah melewati berbagai macam derita, derita tidak pernah menjadi musuh cinta, karena cinta yang menderita tengah dibawa pada pendewasaan. Dan hanya menjadi dewasa apabila kamu memperjuangkannya, bukan menyerah pada keadaan dan menyederhanakan segalanya dengan kata 'putus'.

Putus kuliah apalagi.. Jangan sampai deh..

3 comments:

Ariana Hayyulia said...

asiiiikkkk...
akhirnya acid bikin blog..
hehehehe.
ini banyak cid yg ditulis..
hihihhihi..

cid, kata-kata ttg cinta itu emang asoi banget..
ahaha, tp cid, setelah dipikir2..
menurut aku, yg tentang perpisahan..
perpisahan itu pada akhirnya wajar saja terjadi lho cid..
orang yg udah nikah 10 taun aja bisa aja bubar kan? hahaha, emang aneh sih..
tapi mungkin aja gini kan, pada awalnya si pasangan itu mungkin merasakan ada suatu ketidakcocokan, ketidakcocokan yang mempunyai dampak cukup besar, nah karena adanya CINTA mereka, pada akhirnya mereka mencoba mempertahankan pernikahan mereka atas nama cinta tersebut.
Mereka mungkin menganggap ini adalah ujian untuk cinta mereka.
OK, dan mereka pun bertahan selama 10 taun itu.
Walaupun sebenarnya mereka berdua tidak pernah bisa menemukan jalan keluar dari permasalahan mereka berdua.
Sehingga akhirnya cinta mereka mengorbankan semuanya. Cinta mereka mengorbankan kebahagiaan mereka. dll.
Kemudian, selama 10 tahun mereka mencoba mempertahankan, lalu, mereka masih saja belum menemukan jalan keluar, solusi terbaik yang sama2 akan menguntungkan kedua pihak, akhirnya, mereka memutuskan, daripada mereka hanya akan saling menyakiti satu sama lain, lebih baik mereka berpisah.
Perpisahan itu pun mungkin bisa dibilang atas dasar cinta.
Karena cinta mereka, akhirnya mereka tidak mau lagi menyakiti yang satu dengan yang lainnya.


begitu juga dalam persahabatan,
2 sahabat yang memang sudah menjalin persahabatannya bertahun-tahun juga mungkin aja "bubar". Tapi seharusnya bubar disini bukan musuh2an ya, seharusnya sih tidak bersahabat, namun tetap berteman.
Mungkin saja sebenarnya 2 orang sahabat itu aslinya memang bukan 2 orang yg cocok jadi sahabat.
Maksutnya gini, 2 orang tersebut menjadi 2 orang sahabat atau 2 orang yang dekat, dikarenakan oleh kondisi. mereka kemana-mana selalu berdua, karena ya, mereka punya kepentingan yang sama. Atau mereka punya hobby yang sama. Mungkin selama bersama-sama itu mereka sama sekali tidak merasakan adanya kecocokan satu-sama lain (selain karena adanya hobby yg sama atau kepentingan yg sama yaa), trus akhirnya karena kecintaan mereka akan sahabatnya tersebut, dan merasa mereka bisa melaluinya, walaupun pada akhirnya mereka juga hanya menyakiti diri mereka masing-masing. Karena setiap permasalahan yg muncul di persahabatan mereka tidak pernah bisa mereka selesaikan dengan baik. Tidak ada "titik terang" atau solusi terbaik untuk permasalahan mereka selama ini, sehingga pada akhirnya karena merasa sudah tidak dapat mempertahankan persahabatan yang tidak sehat tersebut mereka pun memutuskan untuk mengakhiri persahabatan mereka.
Ya, setelah aku pikir-pikir-pikir-dan pikir, itu lah yg aku liat cid..
kenyataannya seperti itu..

yaaa, mungkin kelihatannya mereka (baik pasangan suami istri maupun 2 sahabat tersebut) terlihat "lari" dari derita mereka.
Tapi, kalo misalnya memang sudah tidak ada titik terang, pada saat mereka semua mencoba menyelesaikan masalahnya, harus bagaimana lagi?
mungkin masih ada 2 pilihan untuk mereka semua.

1. mempertahankan hubungan mereka demi CINTA mereka. Walaupun mereka menderita karena cinta tersebut. Menderita yang tiada ujungnya.

2. memutuskan untuk "mengakhiri" hubungan mereka, demi kebahagiaan mereka sendiri. Karena memang mungkin ini lah solusi terbaik yang ada untuk mereka. Tidak ada pilihan lain selain berpisah. Namun, berpisah tidak berarti menjadi musuh. Mereka masih bisa menjalankan suatu hubungan baik. Tapi mungkin statusnya saja yang berbeda.

haha, rumit ya..
tapi mungkin karena itu lah ya cid, orang-orang mengatakan "cinta itu buta"
dan cinta itu juga salah satu dari emosi kan.
dan pada akhirnya emosi mengalahkan logika.
ahahahhaa..

hihii, kalo menurut aciid bagaimanaaa?
hihii..

Anonymous said...

pernah dengar klo cupid itu buta ?
karena itulah , knapa disebut cinta itu buta .
cupid akan menembakkan panahnya kemana saja , tanpa ia tau kemana arah panah cintanya tsb .
dan .. oleh karena itu, kita harus menjaga cinta kita .
agar tidak tertabrak dengan yang lain , sehingga terpaut dengannya ) dgn yg lain ) .

Unknown said...

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)